Gak apa2 kok bayar satu aja dulu, khan tanggalnya jg msh muda gini, barangkali ada keperluan mendadak khan bisa dipakai dulu…” katanya. Tubuh bu edi memang sangat mulus, kulitnya putih, payudara nya begitu menantang dengan puting kemerahan yg mengacung. “Masalah duitnya ntar aja deh, keliatannya mas leo lagi bingung gitu…” katanya sambil tersenyum nakal. “ahhhh….. Saya bayar semua aja..” kataku sambil melirik belahan dada bu edi yg begitu menantang.. Emang mas leo liatin apa sih koq kayaknya jadi gak konsentrasi gitu??”“Oh…eh…nggak kok bu.., anu….” aduh aku mulai bingung, sementara bu edi tersenyum memandang ku. Kini aku remasi payudara bu edi sambil aku jilat lehernya.Payudara nya jg tak luput dari jilatan dan remasanku sampai aku mulai mengulum putingnya.




















