Suatu hari setelah 1 bulan si nyonya melahirkan panggilannya Mbak Wulandari, maka datanglah seorang baby sitter yg melamar pekerjaan sesuai iklan dari koran, setelah bercakap-cakap dgn Wulandari, maka baby sitter tersebut yang bernama Murni diterima sebagai pengasuh bayi mereka. Dia agak gelisah. Dia agak gelisah. “sini geser duduknya…” kata adi, “ah…sudah disini saja mas…” kata Murni.“gak apa-pa…sini… saya penasaran dgn susu yg sudah di isep bayi, pingin lihat…” kata adi lagi, “jangan mas ah… malu, nanti Mbak Wulandari tau aqu dimarahin” kata Murni, tak ada yg tau, semua sudah tidur. “Ah tak mas, simBok sudah tidur, lagian ini bayi kalau bangun gimana….?” Jawab si Murni.“Ya…sudah buka saja celanamu Ni…..” perintahku.“Jangan mas….gini aja ya….” sementara di selipkan kemaluanku kesela CDnya, dan si Murni masih




















