Sampai akhirnya aku mengenal sosok cowok yang begitu baik dan sangat sopan padaku sungguh beda dengan laki-laki lain yang mencoba dekat padaku.Aku biasa memanggilnya mas Tyo, dia bekerja di salah satu pertokoan yang dekat dengan rumah makan tempatku bekerja. Sebenarnya aku takut juga karena baru pertama kali aku masuk dalam home stay.Ketika mas Tyo mengajakku masuk akupun mengikutinya dan benar saja dia tidak menemui seseorang di dalam kamar itu. Saat aku tanya dia menjawab kalau dia senang berarti banyak yang suka ceweknya.Sampai pada suatu hari aku pergi jalan bareng dengan mas Tyo saat itu malam minggu. Dan dengan cepatnya mas Tyo melabuhkan ciumannya pada mulutku dengan lembut juga dia mengulumnya sampai-sampai aku kehilangan rasa maluku, akupun mendesah menikmaati setiap sentuhan yang di lakukan




















