Merry nampak melotot matanya membayangkan apa yang akan terjadi. Cuaca yang tidak mendukung membuat aku dan Merry enggan menghabiskan malam di luar rumah.Lagipula di malam itu Merry sudah mengisyaratkan keinginan untuk melewatkan malam dengan berduaan saja di rumah. Seorang lagi langsung menghampiri dan ikut membantu meringkus istriku yang masih liar melawan sambil menendang nendang. Akupun memeluk dan mencium kening perempuan yang sangat kucintai ini. Dua jari telunjuknya digerak gerakkan nakal depan wajah istriku. Baru aku sadar bahwa komandan itu rupanya tengah menggelitiki telapak kakinya.Tanpa kesulitan dia melakukan itu karena kedua pergelangan kaki Merry terikat erat ke besi ranjang, apapun yang dilakukan Merry tidak bisa menghindarkan telapak kakinya dari sentuhan jari jari komandan itu. Tahun 2020 di bulan Januari, tak terasa sudah 3 tahun




















