Suami Tante Cesty pun tak jauh berbeda, dia hanya 10 cm lebih tinggi dari Tante Cesty dengan tubuh yang terlihat rapuh. Ini merupakan pandangan yang menarik, karena tinggi dan besar tubuh Anku terasa berbeda bagi Tante Cesty. Dengan rasa ingin tahu Tante ingin mencoba lagi dengan alasan ruang tempatnya berdiri cukup sempit, dengan perlahan Tante melintas seperti tadi, bedanya kali ini berjalan cukup pelan sehingga ia memiliki kesempatan untuk menebak lebih jelas, benda apa yang menyetuh kepalanya.Dengan wajah bersemu merah Tante Cesty seperti menemukan jawaban yang dicarinya. Wajah yang biasa, daya pikir cenderung menurun dan karakter berubah-ubah. Karena pekerjaan yang sangat berdebu Anku memilih memakai celana boxernya.




















