Setelah makan bersama, aku dan Putri menjemput anakku di rumah neneknya. Tapi ketika perutku sudah tak begitu terlalu kenyang aku tak bisa lagi menahan gairahku, kutarik pinggang Putri dan kuciumi bibirnya dengan lembut yang langsung ditanggapi olehnya. Bokep Korea Istriku tahu kalau aku sedang nafsu lagi, jadi dia pun mendahului memagut bibirku, sementara tanganku terus menjelajahi tubuhnya. Ia tak kalah gembira menerima kabar dariku.“Habis itu naik gaji dong, Mas?”, celetuk Putri. Kebetulan dia bawa sayur dan lauk dari rumah orangtuanya, jadi tak perlu repot-repot masak lagi.Usai makan aku dan Putri ke ruang tengah untuk nonton TV. Nikmat sekali. Karena upah ngepelnya sudah kunikmati, jadi tinggal ngepelnya.




















