Dia diam saja. Segera kudekatkan mulutku sambil mengecup bibir memeknya dengan bibir dan lidahku. Kucium dan kugigit pelan daging kenyal punggungnya yg putih itu. Putingnya ku pilin dengan lembut. Dipegangnya k0ntolku yg sudah sangat keras lalu dimasukan ke dalam mulutnya. Matanya terpejam. Tubuhnya terlalu tinggi bagiku, sekitar 170cm, sedangkan aq hanya 165cm. Karuan saja, perasaanku jadi plong, Seketika itu aq langsung mencari taksi tersebut. Kami mulai terangsang! Lama juga Laras menahan lampiasan birahiku kali ini. Terasa seperti tak ingin aq menyia-nyiakan kesempatan yg di hidangkanSetiap kali lidahku menekan kuat itilnya, Laras mendesah keenakan. Mukanya serius. Kusibakkan sedikit untuk memberi ruang.Kutusukkan jari telunjukku ke dalam lubang memeknya. Ia menuruti permintaanku dan bertanya dengan manja.“Aq mau kamu apakan sayang?” bisiknya.Aq diam.




















