komedi gelap Pulang Kerja Ngedildo: satire, moral abu-abu, dan plot absurd. Plus: penulisan tajam. Minus: humor tidak untuk semua. Untuk selera khusus. Mulai.
Kupegang kedua kontol itu, dan kukocok dengan tanganku, sambil mereka juga meremas-remas toketku sebelah kiri dan kanan. Kupikir sudah terlanjur berbuat begini, jadi yasudah kulanjutkan sja mengikuti perintahnya. Pemiliknya merasa kegirangan. Sementara yg satunya berdiri di sebelahku memperhatikan ekspresi wajahku yang sedang menikmati perlakuan temannya ini, sambil dia mengocok perlahan kontolnya. Tanpa sungkan, temannya langsung menarik tubuhku lagi dengan kasar. Kemudian temannya yg lain jg mengambil bagian untuk sepongannya. Kukulum satu kontol dari mereka, kumainkan lidahku di dalam mulut mencari lubang kencingnya. Alhasil, “uuughh uhhh saya.. Tapi tiba-tiba jreeeg, pintu terbuka, ternyata ada 2 orang tukang yang sedang memasang keramik untuk toilet si ruangan itu. Ia kemudian melepaskan celana dalamku dan langsung saja memasukkan senjatanya ke dalam memekku. Udara dingin dari celah jendela




















