Ia berkata,“Kamu nyesel yah Lin?”, saya menggeleng sambil berkata,“Nggak kok Lang…, sekalian buat pengalaman bagiku.”Saya teringat kalau orang-orang di luar kelas sangat banyak yang menonton pertandingan, lalu saya buru-buru mengenakan pakaian dan menyuruh Gilang juga untuk memasang pakaiannya. Tiba-tiba kurasakan sesuatu yang lain yang belum pernah kurasakan, cairan hangat kurasakan keluar dari dalam vaginaku. Saat di tengah tengah pertandingan ada satu pemain cadangan SMA 8 yang sesekali melirikku dan menatapku dengan rasa, dia bukannya fokus terhadap permainan teamnya melainkan memandangi aku terus, saat babak pertama selesai dia datang menghampiriku untuk mengajak aku berkenalan sebut saja dia Gilang.Setelah kami berkenalan, lalu kami bercakap-cakap sebentar di kantin SMA . Dia mengambil baju basketnya dan mengelap cucuran keringat pada wajahku, saya benar-benar kagum padanya,“Baik banget nih




















