Saya pikir sudah berakhir derita saya, karena biji sudah tidak karuan rasanya.Seketika Anna meminta, bolehkah kalau dia meminta foto tambahan, karena sudah terlanjur disana, saya tidak mungkin menolak. Tak lama, teman saya menelpon “he bangsat! Anna berpose layaknya seorang perempuan yang sedang menggoda, meremas dadanya, menjilat jarinya, melebarkan vaginanya, memasukan jari pada vaginanya, dan seterusnya. Anna pun meminta bantuan saya untuk memotretnya dan saya dengan percaya diri mengiyakan demi mendukung kebohongan saya, yang saya pikir dia hanya basa basi saja. Anna berpose layaknya seorang perempuan yang sedang menggoda, meremas dadanya, menjilat jarinya, melebarkan vaginanya, memasukan jari pada vaginanya, dan seterusnya.




















