“Dukunya malah nggak bener kok mbak” jawab adik iparku. Kamipun masuk kamar masing-masing serta mulai tiduran istipsu di sampingku aku lihat tidak tenang serta akhirnya dirinya bicara
“Mas……….aku nggak apa kok kalau kalian emang mau sama adikku daripada dirinya nggak nikah-nikah aku kasihan”. Seusai mandi serta makan kamipun berkumpul diruang tamu untuk bercekrama istipsupun tanya sama adiknya gimana hasilnya aku sangat terkejut serta agak bahagia waktu adik iparku di tanya istipsu. Nanti aja kalau dirinya tidur biar dirinya kaget, bener aja kurang lebih pukul setengah 12 malam aku lihat istipsu udah tidur aku mulai mengendap-endap ke kamar adik iparku serta aku lihat dirinya tidur dengan acak-acakan sebab celana dalamnya hingga kelihatan.Aku tidur di sebelahnya sambil agak meremas-remas payudaranya yang tetap kenyal serta membesar dengan




















