Tangan Kelly berusaha memegang erat batu disekitar agar tidak jatuh kebawah lubang, namun gempa yang kuat membuatnya makin terperosot.Melihat hal itu aku langsung terjun kebawah dan menolongnya. Pada saat ia naik, tanpa sengaja ia memelukku dan dadanya yang besar montok menekan di dadaku. Setelah itu ia membalikan badannya dan duduk diselangkaanku. Aku menariknya kuat-kuat ke atas dan berhasil. Kami pun segera berangkat dan sampai disana hari sudah sore. Dinding goa itu runtuh semua dan memblokir jalan kita untuk kembali, namun hal itu ada baiknya juga karena kalajengking beracun itu juga tidak bisa lewat. Jam alarm John berbunyi mempertandakan hari sudah jam 8 pagi. Tiba-tiba terdengarlah suara tepuk tangan dan sorak sorai dari luar tenda. Tiba-tiba dinding rahasia terbuka.










