Aku semakin bernafsu, kupegang tangannya dan kuarahkan kepenisku yang sudah sangat keras sekali. Aq pandang wajah shintya dia sangat menikmatinya. Kurasakan penisku mulai tegang. Setelah aku selesai fotokopi aku kembali ke kantor dengan rasa penasaran siapa cewek itu sebenarnya.Keesokan harinya aku kembali ke tempat fotokopi tersebut berniat untuk mengajak kenalan gadis tersebut tapi dengan modus aku fotokopi. Akupun berfikir “waaah aku pasti bakal ditolak” dan ternyata tak sesuai dugaanku shintya pun menerima cintaku. Dia terus bergoyang memainkan perannya diatas. Pada waktu sore hari , ketika aku baru saja masuk kantor, aku disuruh untuk pergi ke tempat fotocopy, aku pergi dengan berjalan kaki karena tempat fotokopi tersebut sangatlah dekat, letaknya di sebelah perusahaanku. Aku sampai dirumahnya sekitar jam 9 malam belum malam-malam banget siih




















