AKu amenjelaskan, kalau Sutibaru saja pergi latihan pramuka ke sekolahnya. Kami berpelukan dan melepaskan nikmat kami. Melihat kami sudah berada di tempat memasang jerat kepiting dan mengembangkan jaring, perahu-perahu itu pun berlalu. Sesekali terdengar teriakan. Tapi di sana sudah adadua perahu lebih dulu. Ibu cepat naik ke perahu dan ikut mengkayuh. AKu suaminya dan kamu isterinya?” kataku pula mengikuti ucapannya. Aku pun melaut bersama Suti. Aku kasihan padanya. Untuk sementara, aku yang menggantikan ayah melaut. “Ah…” Sutinah mulai mendesah, setelah lidahku mulai meliuk-liuk pada itilnya. Oh…. Kami memasukkannya ke dala perut perahu. Kini iabu yang turuna ke lumpur untuk meraba lumpur mendapatkan kerang.




















