Nenek Tua Berambut Coklat Digencet Di Pinggir Rel Kereta

Kini lebih mirip orang megap2. Namun karena jadwal kerjaku, aku tak bisa memenuhi undangannya.Dan terakhir kali kudengar, Nakim sudah beranak dua.Kusampaikan kabar baik itu ke istriku. Akupun menghampiri meja rias di kamar utk mencari botol obat tetes mata yg terakhir kulihat sudah hampir habis.Dengan cepat kubawa botol kecil itu ke dapur, segera kucuci bersih dan kuganti isinya dgn air putih biasa.Selesai itu, dgn langkah cepat, kuhampiri Nakim yg sekarang sedang mengepel lantai teras depan.Kim, bentar deh,panggilku dgn nada santai.Nakim pun menghampiri.habis ini kamu bikinin teh manis buat mbak, bisa kan?,tanyaku agak berbisik.bisalah,mas,jwb Nakim cepat.Nah, kamu masukin ini kedalam teh manisnya,tambahku sambil memberikan botol kecil bekas obat tetes mata kepada Nakim.apaan nih,Mas?,tanya Nakim heran.obat perangsang,udah..lakuin aja,ok,jwbku singkat.Nakim masih ragu tapi senyum tipis terlihat saat

Nenek Tua Berambut Coklat Digencet Di Pinggir Rel Kereta

Related videos