Saat sedang menyantap sarapan, Rosa keluar dari kamar menuruni anak tangga, tampilannya sangat cantik, seksi dan wangi.”Berangkat dulu ya pa, Farhan jangan nakal ya, mbok jaga rumah baik-baik !!” sambil menciumku ia beranjak menuju mobil meninggalkan bekas lipstick di pipiku.Ternyata kecantikan dan keseksiannya hanya untuk orang lain bahkan suaminya pun tidak ada waktu untuk menikmatinya. Warna kesukaan Yuni.Dengan terkejut dan mata berbinar-binar Yuni membuka kadonya” Wah, surprise nih mas. Mereka masih tidur dalam satu kamar. Setelah mandi aku masuk kamar dan kulihat Rosa sedang berdandan untuk ke kantor.“Pa… sarapan sama Farhan ya, mama ada meeting pagi-pagi, nggak sempet sarapan. diem-diem Siska, anak baru di departemen kita kuperhatikan sering curi-curi pandang ke kamu Ar, udah… jadiin aja Siska selingkuhanmu, aku yakin dengan berselingkuh kamu




















