Yang terdengar kini hanyalah suara desahan pelan Jill di tengah bunyi hujan deras di luar. Kurang lebih setengah jam kemudian yang tersisa tinggal tulang-belulang merah darah. Hal yang sama juga dirasakan oleh Jill, ia mendesah keenakan. Sapi impor ya?” timpal rekan kerja si bapak yang duduk di sebelahnya.“Yah, gitulah Pak.” Jawab pak Fahri yang disertai beberapa gelak tawa dari pelanggan-pelanggan yang ikut sibuk menikmati hidangan masing-masing.Tak berapa lama kemudian Luthfi datang dengan membawa seorang gadis. Kemudian ia masuk ke dapur, mengambil sebuah gelas dan membuat bandrek hangat untuk diberikan kepada si gadis kampung, dan tentu saja tak lupa ia memasukkan obat perangsang dosis tinggi seperti yang diberikan pada Jill hampir sepekan yang lalu.“Kebetulan nih, stok daging udah mau habis.” gumam pak Fahri dengan










