Aku sekali lagi hanya bisa pasrah dan menggengam tangan Ririn, sementara ia menyandarkan kepalanya di pundakku. XNXX Bokep Video itu berdurasi dua jam dan selama itu aku hanya mendengar suara erangan, desahan bahkan jeritan dari istriku tercinta. Ririn menghela nafas lalu melepaskan tanganku dan turun dari tempat tidur
“Sudahlah, aku masih belum mau tidur, mau nonton dulu!” katanya agak ketus lalu berjalan keluar kamar meninggalkanku sendirian di ranjang.Aku pun hanya bisa pasrah saja karena tidak mungkin memaksakan obsesi gilaku itu, kalau istriku memang tidak menyetujuinya. “Mas jangan macam-macam dan menurut saja , kecuali jika mas ingin melihat istri mas dipenjara…” katanya dengan nada mengancam
Aku hanya bisa memeluk istrku yang tak berhenti menangis tanpa bisa berbuat apa-apa.




















