Dimintanya Daissy untuk menemuinya di Pavilion di sebelah rumah orang-tuanya.Sesuai dengan janjinya, Daissy pun pergi ke tempatnya. Film Porno ” Daissy menanggapi ketus.“Bukan berapa anak manis, tapi apa? Keinginan mengamankan foto-foto itu, pengaruh dari melihat adegan pada foto-foto tersebut, dan sisa perasaan Daissy terhadap Erick akhirnya mendorongnya untuk membalas ciuman Erick. Bambang puas sekali. Sempat Carla melirik ke arah Daissy dengan tatapan yang semakin membuat Daissy kebingungan. Ia beranjak semakin mendekati Daissy. Terus-terang saja memang Carla lebih ahli. Bahkan dibiarkannya Erick mendorong kemaluannya masuk ke dalam mulutnya. Ia tinggal di sebuah pavilion kecil di daerah Cawang. Kemarahan Daissy mulai menyurut sewaktu Erick mulai merayunya.“Sayang, maafkan saya ya. Kalau jadi nanti malam dia akan datang. Lalu diajaknya Daissy yang terlihat ketakutan itu duduk di atas sofa.




















