Aku meletakkan tanganku di tubuhnya yang tebal dan lembut, aku mulai mencium seluruh tubuhnya, lidahku menari dari leher sampai jari kakinya. Saya melihat jam di pergelangan tangan saya pukul 10.00 WIB. Pada awal pertemuan siang itu, saya tidak tahu bahwa Bella yang saya temui adalah pemilik langsung perusahaan tersebut.Wajahnya cantik, kulitnya putih seperti marmer, tubuhnya tinggi (sekitar 175 cm) dengan dada menonjol. Sementara tangannya semakin kuat mencengkeram bahuku. “Terima kasih,” jawabnya singkat. Saya baru tahu bahwa gairahnya sangat tinggi, dia sangat saleh, karena dia tidak mau bermain dengan pria. Melangkah pada bulan ke 2, akhirnya aku bisa mengajaknya keluar makan malam saja.




















