Batinku. Aku dan Mama Nuna semakin akrab aja. “Ma, mau lagi dong kayak tadi, enak” kini aku yang meminta.Mama memnandangku dan tersenyum manis, manis sekali. Lama aku menikmati pemandangan itu. Nggak terasa punyaku bergerak bangkit lagi. Mungkinkah ini disengaja sama Mama? Aku sadar kalo aku menjadi hebat karena Mama tiriku.Sekitar setahun lebih aku menjadi pemuas Mama tiriku menggantikan posisi ayah. Ini membuat aku nggak tahan karena kegelian. Wanita berumur yang cantik dimataku terlihat sangat sexi dan sangat menggairahkan.Suatu siang sepulang aku dari sekolah aku langsung ke kamarku. Sudah tentu dengan curi-curi kesempatan kalo Papa lagi tidur. Kudorong keluar masuk seperti tadi. Mama kemudian memegang punyaku, mengocoknya sebentar dan mengarahkan keselangkangan Mama. Ah, inikah pertanda kalo anak laki-laki sedang birahi?




















