Di genggamnya pasti sekujur batang berurat tsb, sambil mengangkat sedikit punggungnya dan mengangkat lebih tinggi pahanya, Reva mulai menusukan ujung penis Sigmund pada lubang destinasi sesaat sebelumnya menyinggahi kelentit.Begitu kepala penis tsb menyumpal mekie nya, Reva melepaskan genggamannya lalu mencengkram pinggang sang profesor dengan kedua tangannya. iiihh … ihhhhh .. Namun Sigmund tak mengijinkannya, sebab hal itu bisa memantik kericuhan dan ga menutup kemungkinan juga hal tsb akan menimbulkan perang saudara.Reva berbesar hati mendengar panjang lebar penjelasan Sigmund dan sambil sesekali melirik kemaluan Sigmund.” saya sudah berjanji pada diri saya sendiri, bahwa saya akan mengembalikanmu setelah mengetahui perihal vagina yang sesungguhnya, karena selama ini saya cuma mendapat informasi mengenai hal itu dari beberapa Elf yang membantu persalinan Ratu kami ” tutur Sigmund dengan




















