kkkeellluuaaarrr….. Aku elus-elus bahunya sambil berkata ,”Mau lah, kalau sekarang mbak Merry mau saya juga mau sama mbak Merry…”. Mbak Merry menghentikan ciumannya dan menarik kepalanya kebelakang. Aku pun tersenyum dan memang jawaban seperti itu yang ingin ku dengar.“Ya sudah mbak, nanti kalau saya pengen lagi kita janjian, tapi jangn di kantor, mending diluar biar lebih aman dan nyaman…”. eeennnaaakkk… mmmaassss…..!!” desah mbak Merry ketika kontolku masuk seluruhnya ke dalam memeknya.Dan mbak Merry pun sedikit membusungkan dadanya sehingga payudaranya tepat di depan wajahku. Dan aku pun terkejut ketika mbak Merry menepuk pundak ku.“hayyoooo…yang mau makan koq malah nonton film blue sih Pak..?”. “Waaahhh…buanyak bener boss…bener nih kembaliannya buat saya?”. “Maaasss…. “Aaahhhh….. tak lama kemudian akupun mengganti posisi ku, tanpa mencabut kontolku dari memek




















