jujur aku cukup kaget, karena tidak ada pembahasan apapun terkait panggilan semacam itu,“udah ya istriku sayang, kamu malem ini jadi lonte kami aja…” bisik mas Indra ditelingaku perlahan, bukannya marah justru entah kenapa justru merinding membayangkan diriku disetubuhi sebagai lonte didepan suamiku sendiri.“kalian cuman mau nonton aja apa mau ngapain? harus cek dulu! Bokep Jepang beneran??” tanyaku ragu, karena sudah tidak diposisi sange berat, dan pikiran logis mulai kembali“ya jadi dong, emang kamu ga penasaran? masih kuat ga?” pintaku sembari membuka selimut yang menutupi kontol suamiku, yang ternyata sudah bangun lagi dan siap tempur. Andri, Restu, Bona, Erik, Hendra dan Yulius adalah nama nama yang sudah dibriefing tentang acara dan syarat yang diberikan, mereka menyanggupi semuanya, akan tetapi malam harinya Bona memberitahu ketidak hadirannya karena




















