Baru sekali ini ia melihat penis lelaki dewasa langsung di hadapannya. Wong yang mereka yg baru pacaran saja bisa melakukan hal2 nekad, apalagi dirinya yg sudah bertunangan. “Argh argh ……” Nafas Novi semakin memburu, dia sudah tak dapat lagi berkata apa2… “ssssssshhhh …. pelan2 Ton, perih.” “Iya Nov, tahan ya…” jawab Toni penuh perhatian.. “Haus nih mba, aku ambil minum ya.” untung saja Novi sudah hapal tempat kunci itu biasa diletakkan, tak lama, kunci itu sudah berada di tangan Toni. Dia merasa beruntung karena calon suaminya adalah seorang aktifis dakwah, sama seperti dirinya. “Iya, tadi sore dia cerita. “Coba dicium Nov, pasti km suka” katanya pelan, stengah berbisik.




















