“Sstt ah.. Du.. Bokep Montok oh.. oh..”Naina menggeliat dan pantatnya naik-turun tidak beraturan ke kanan dan ke kiri dan aku mengerti kalau ini tanda ia mau orgasme pertama kalinya dan sengaja aku berhenti dan.. ah.. “Nggak kok, boleh ya..” rayuku.Sampai beberapa menit aku merayu agar bisa membantu Naina untuk beres-beres dagangannya, akhirnya aku bisa juga. “Cur.. Aku berniat untuk membantu Naina untuk beres-beres dagangannya, karena aku tahu bahwa aku adalah pembeli terakhir dan nasi kuning sudah habis terjual.“E.. sestt..” Naina makin menggigit bibir bawah dan mengangkat pantatnya sedikit ke atas tapi dia diam saja tidak melarangku untuk melakukan itu semua. ya.. Aku mulai menaburkan bedak ke kedua kaki Naina sampai telapak kakinya juga aku beri bedak, selangkangan Naina masih tertutup rapat otomatis aku tidak bisa




















