Begitulah selanjutnya, masing-masing dari mereka kembali memperkosa Mitha sehingga baik Anton, Tejo dan Iwan dapat merasakan nikmatnya vagina Mitha dan hangatnya kuluman bibir Mitha yang melingkari penis-penis mereka. Bokep Air mata di pipinya mulai menetes karena Anton tetap menghalangi jalannya. “Ayo cepat..!” kata Iwan lagi. Apa yang akan terjadi samar-samar mulai terbayang di matanya. Photo-photo tersebut akan disebarkan ke seantero sekolah Mitha jika memang benar-benar Mitha melaporkan hal tersebut ke orang lain. Mitha membuka mulutnya lebar-lebar dan menjulurkan lidahnya keluar. Hari-hari selanjutnya dengan berbagai ancaman, Mitha terpaksa pasrah diperkosa kembali oleh Anton dan kawan-kawan sampai belasan kali. Anton yang sedari tadi menonton perbuatan kedua rekannya melakukan hal serupa yang dilakukan Tejo, hanya saja Anton menyemprotkan spermanya ke dalam vagina Mitha. Sebelum meninggalkan Mitha sendirian




















