Dengan semangat kujilati terus Vaginanya hingga basah, selang 10 menit kemudian kuhentikan gerakan ku menjilati Vaginanya itu. Setelah itu aku berjinjit ke dalam gudang di samping kamar mandi.Didalam ruang gelap dan berdebu itu terdapat lubang yang cukup untuk aku mengintip Anggun yang sedang mandi. “ Ouhhhh… Bang… Aghhhh…. Setelah itu kamipun sama-sama terkulai lemas, aku dan Anggun tertidur pulas hingga siang hari.Pada akhirnya kami sama-sama tidak berangkat kerja. “ Ah Abang bisa aja Deh, hhe…”, balas Anggun malu-malu sembari mengambil gelas Jusnya yang tadi sudah bercampur dengan Inex.Tanpa ragu Anggun-pun meminumnya sampai habis tanpa ada rasa curiga sedikitpuun. Anggun adik sepupu tepatnya Anak dari tanteku, kira-kira sudah ikut denganku sejak 1 tahun yan lalu. Aku takut ”, ucap Anggun lirih.




















