Ia membalik tubuhku hingga tengkurap, lalu menyuruhku menungging. selama ini bapak cuma mbayangin ngentu mbak Vania Angel… impian bapak jadi kenyataan”“Pak Muklis, ini uang buat pak Muklis” Pak Tommy mengeluarkan uang seratus ribuan dan diberikan pada pak Muklis.“Syaratnya, pak Muklis harus tutup mulut tentang rahasia di kantor ini… ya, sekarang, pak Muklis boleh nikmatin mbak Vania Angel sepuasnya.“Siap bossss” kata pak Muklis.Pak Muklis mendorongku ke sofa di ruang Pak Tommy. Aku akan laporkan kamu ke polisi” ancam Pak Tommy.Dia sungguh lihai mempermainkan perasaanku. Tentu saja, karena aku pernah merasakan manisnya seks, maka akupun seringkali merindukannya. mhhhhhh…..” desahku.Walaupun aku telah lama tidak menikmati sentuhan pria. kini aku harus rela dijamah oleh satu pria lagi.




















