Stelah aku sadar rupanya dia Rahma, murid baruku. Dan dengan cepat aku masukkan kontolku pada memeknya yang masih cantiknya, ketika aku menggoyangnya perlahan setelah lama juga berusaha masukkan kontolku. Dan dengan penjelasan tentang keluarganya tadi aku dapat mengerti, kini Rahma semakin berani dia sudah memegang dan meraba-raba tubuhku. Dan dengan cepat aku masukkan kontolku pada memeknya yang masih cantiknya, ketika aku menggoyangnya perlahan setelah lama juga berusaha masukkan kontolku. Dan dengan cepat aku masukkan kontolku pada memeknya yang masih cantiknya, ketika aku menggoyangnya perlahan setelah lama juga berusaha masukkan kontolku. Dan memang sejak awal dia menyukaiku, sejak saat itu kami berjanji untuk saling setia dan aku minta Rahma berhenti dari pekerjaanya, dan diapun setuju.




















