Karena penasaran dan
ingin mengetahui lebih lanjut saya mengajak Anna untuk pergi
berkaraoke di tempat tersebut.Saat malam minggu, sekitar jam 22.30 saya mengajak Anna untuk
berkaraoke di tempat tersebut dan Anna pun tidak keberatan,
sebelumnya saya telah memberitahukan Anna situasi dan keadaannya. Walaupun ukurannya tidak sebesar
laki-laki yang pertama tapi karena lubang kemaluan Anna yang masih
sempit maka tetap saja Anna merasa nikmat dan mulai mendesah, “Ahh,
ah, ahh, ooh… nikmat, nikmat, ahh… ahh… nikmat sekali.”Setelah beberapa menit laki-laki yang kedua tidak lagi dapat menahan
semburan lahar panas. Segera tangan saya mulai menyusup masuk ke dalam celah dan
mulai memainkan clitorisnya yang empuk dan legit. Setelah lebih kurang 3 jam para laki-laki itu menikmati Anna, mereka
pun kecapaian dan beristirahat. Anna mengangguk-angguk tanda ia menyetujui gagasanku
itu, segera aku mendudukkan tubuh Anna kembali di




















