Sejak saat itu aku dan Milla sering melakukan lagi hal tersebut setiap ada kesempatan dan hubungan kamipun kian bertambah dekat saja. Mas.. “Kata-kata yang mana Ann?” aku pura-pura tidak mengerti dengan yang baru saja Anna tanyakan. “Mampir dulu Mas ya? Tapi ini kami lakukan karena rasa cinta diantara kami dan Milla pun menyerahkan yang paling berharga dalam hidupnya sebagai seorang wanita dengan rela dan di dasari cinta diantara kami. ada apa sebenarnya?” aku semakin penasaran dengan sikap Anna. Di dalam mobil kulihat Anna kembali dengan sikap diamnya. Barusan Ma antar ke bandara.., sekarang coba kamu cerita.. ”
“Ya.. Kemudian Anna duduk di sofa kamar dan memandang ke arahku yang duduk bersandar di tempat tidur. kamu lagi ada masalah ya sama Milla” aku mencoba menebak




















