Partodi segera menembakan air maninya memenuhi mulut Dewi. Bokep Crot Partodi serius menunggu barita yang dibawa Aris, matanya melotot. Beberapa menit kemudian Fasa bisa dengar suara ibunya mengerang perlahan.“Ohhh bang…. Dengan perlahan Partodi bangkit mengelap mukanya dengan selimut dan melepas celana hitam yang dipakainya tanpa sepatah kata. Pak Lambert berangsur mundur ke arah kursinya kembali, tetapi …“Pak guru!” dia mendengar suara “bapaknya” Fasa. Fasa lalu masuk ke kamar ibunyaDewi bertanya kepada anaknya apa yang terjadi. Waktu berjalan dengan begitu cepat. Saat Dewi melamun tiba-tiba ada orang mengetuk pintu. “Emmmm, pisangnya mas Partodi udah keras tuh”
“Weleh-weleh, Mbak pengen pisang apa pengen kontol?”
“Mas Partodi jual kontol juga toh?” Dewi mulai berdiri.




















