Aku berusaha sekuat tenaga untuk menyadarkan diriku dari semua ini, tapi malah sentuhan tangan Denny dan pepetan tubuhnya membuatku semakin terbawa arus.“Ssstttt oouuhhh pakkk… masuk semua yah pak?” desah Ifa diselingin sebuah pertanyaan.“Ia neng masuk semua, padahal kemarin nggak bisa yak.”“Ssttt.. Aku sedang subur..” ucapku sedikit sadar walau masih memejamkan mata.“Gimana mau di luar bu.. Video bokep gimana nih,,” ucapku yang kemudian sedikit termenung.Akhirnya aku menuju kamarku menggendong anaku yang tertidur lelap, kemudian memasukannya dalam mobil dan membawanya bersamaku menuju kantorku kembali.Aku tiba, suasana kantor sudah lumayan sepi namun aku masih menemukan mobil pacar Ifa di sana, tapi tidak dengan orangnya.“Syukurlah mungkin masih beres-beres dia.” ucapku yang kemudian turun meninggalkan anaku sendirian di mobil menuju ruangan kantorku. Saat aku sudah tak bisa lagi mengontrol tubuhku




















