Meminta langsung, aku masih takut.Tapi acara nonton bareng dan kocok mengocok masih tetap rutin kami lakukan. malah pernah, waktu tidur, paman kerjai. kuperlihatkan dua kaset bergambar tak senonoh di tanganku.Ah, pamanmu kan sudah menikah. Itu sudah tugasku sebagai seorang paman. jawabku tanpa dosa.Bibi tersenyum dan mengusap rambutku.***Dan akhirnya, dua minggu setelah kejadian itu…Aku ingat betul, paman baru pulang malam itu saat aku sudah terlelap. Sangat puas. Ini masalah orang menikah. Andi yang bilang. tanya paman.Dulu sih, waktu SD, di rumahnya kang Rosyid. Mataku lebih suka memandangi paha bibi yang putih mulus karena kain dasternya sedikit tersingkap.Atau dia sengaja menyingkapnya? Kontolnya tampak basah dan mulai mengkerut. Paman berkata semakin parah, terus berusaha membujukku.Apa paman gak marah nanti?




















