Dadaku berdetak keras, kalau saja ini terjadi setiap hari berturut selama tiga hari saja, aku pasti jantungan. “Ini salah satu posisi favorit saya, Bu, ibu suka?” aku meraih buah dadanya dari celah gaun tidur itu. Kalau mau melihat dadanya hmm.. Bahkan aku baru mengenalnya hanya satu minggu, tapi rasa-rasanya ia seperti orang yang telah kukenal lama” perempuan itu mencoba sedikit menggerakkan bahunya sehingga menimbulkan pergesekan di antara kulitnya.“Eiiit… apa-apaan ini Bu Linda, mungkinkah dia berpikir sama denganku?”
“Ii… ibu, bapak pulang jam berapa Bu?”
“Entahlah… ibu juga nggak pernah perhatiin lagi tuh, pulangnya jam berapa”, tangannya meraih remote control diatas meja dan mencoba mengalihkan perhatian kearah TV.“Apa kamu punya rasa yang sama denganku, Gus? “Ahh, baiklah Bu, sekarang giliran ibu”, lanjutku kemudian berdiri mengangkang di




















