Terserah kamu aja deh mau ngapain aku”
Lalu disambungnya, “Ok deh kalau begitu nanti kupikirkan”Tanpa kusadari, kurasakan kegairahan yang teramat sangat dalam keadaan terikat. Pacar aja aku nggak punya”. Mulutku terasa kering karena jilatan-jilatan itu. Aku mau mandi dan pulang”.Ia lalu berkata, “Ini kan hari minggu buat apa cepat-cepat pulang. Tidak ada jarak yang tersisa, kaki dan tanganku bersatu dibelakang badan dan kemudian ia ikatan kedua ujung tali tersebut.Setelah selesai mengikatkan tali itu, ia lalu menarik tubuhku yang terikat ke dalam kamarnya dan kemudian mengangkatku ke tempat tidurnya. Tempat itu terasa penuh, sesak dan bising karena suara musik yang keras.Kami duduk di sebuah meja di pojok ruangan dan memesan minuman. Kenalkan aku..” sapaku sambil menyebut nama. Oh iya, aku punya kejutan lho buat kamu.




















