Lagi pula tamat kuliah nanti, aku akan di kawinkan sama anak rekan bisnis Bapak dari Singapura,” ujarnya makin sedih. Kejadian ini berlangsung hampir 10 tahun yang lalu. Dia dengan halus menarik kepalaku ke arah dua bukit kenyalnya yang mendongak menantang. “Belum tegang aja udah harus dengan dua tangan megangnya, kalau dimasukin ke punya apa bisa muat ya?”
“Tenang aja, kamu punya kan elastis, yang penting kita pemanasan dulu,” ujarku. “Kita jalani aja hidup ini sebisanya sampai kita tak mampu lagi menghadapinya”, ujarku. Terpaksa aku sedikit lebih mengangkangkan kakinya dan mengangkat kaki kirinya ke bahuku. Lalu A Sui menunduk dan menceritakan bahwa mimpinya semalam ada deja vu, yaitu kejadian yang tadi telah ada di mimpinya semalam dan hal itulah yang membuatnya mandi besar dan berpikir




















