Wawancara Panas Ibu Dan Anak Tiri Yang Menggoda Ayah Tiri

Pak Oding berjalan tertatih-tatih, karena kakinya memang pincang. Aku yang sedang dilanda kesepian akhirnya tergoda juga untuk berhubungan intim dengan Pak Oding. Bokeb Mataku tak mau terpejam. Suatu saat suamiku sedang ke Jakarta untuk beberapa hari. Sebagai wanita normal, aku sebetulnya menginginkannya. Bulu kudukku agak merinding melihat matanya yang melotot memandang dadaku. Buah dadaku pun tidak luput dari jamahan tangan kasarnya. Di ranjang yang biasanya aku tiduri dengan suamiku ini, aku serahkan kehormatanku sebagai istri kepada Pak Oding bulat-bulat. Aku agak takut juga, namun tidak kuperlihatkan. Malam lagi… Apa ndak takut, Bu?”
“Oooo….. “Awas lho, Bu… Ada hantunya…!” katanya. Masyarakatnya pun masih terbelakang. “Maaf, Bu,” katanya lagi sambil menjauhkan dirinya dariku. Hanya kakinya yang pincang sebelah akibat berkelahi dengan perampok beberapa tahun yang lalu.

Wawancara Panas Ibu Dan Anak Tiri Yang Menggoda Ayah Tiri

Related videos