Setelah memperhatikan isi dalam mobil, jantungku berdesir. Film Porno Aku hanya terdiam, tidak tahu persis seperti apa perasaanku saat itu.Setelah beberapa menit, Tante Ani menghentikan pijitannya. Rupanya, aksi Tante Ani itu tidak lama, karena kulihat tubuhnya mulai mengejang. Pelahan kucium keningnya. Ayo masuk, biar dibikin minum sama bibi dulu,” kata Tante Ani lagi sambil melambai ke arahku.Aku tidak bisa lagi menolak, takut membuat Tante Ani tersinggung. Singkat cerita aku sudah masuk ke kamar, namun hanya duduk-duduk saja di situ.Kira-kira 15 menit kemudian terdengar ketukan di pintu kamar, ternyata Tante Ani. Kulitnya putih bersih, dan wajahnya meskipun sudah mulai ada kerut di sana-sini, tapi masih jelas menampakkan sisa-sisa kecantikannya.“Eh, ngapain kamu ngliatin tante kayak gitu.




















