Terlintas dalam benakku untuk mengurungkan niat mendaki hari ini. Ternyata takdir membawaku kepada perempuan cantik nan menawan, sampai-sampai kami melakukan hal yang takkan kami lupakan seumur hidup kami.Bulan demi bulan berlalu, kini aku dan Reni resmi berpacaran. Tom udah bangun belum? Aaahh.. Beberapa menit berlalu, hujan tak kunjung mereda. maaf ya kak, ngerepotin aku kepisah dari rombongan katanya. yoi bro. Hujan mulai reda, namun udara dingin pegunungan mulai menusuk dikulit kami. masih kedinginan kak? tanya Reni. Kulumat puting susunya dan kuhisap kuat. Kulit payudara Reni sungguh putih berhiaskan puting susu berwarna pink, sexy sekali. Katanya. Tanganku kujadikan bantal untuk menyangga kepalanya. Namun tampaknya Reni sama sekali tidak keberatan. kakak juga.




















