crott.. elo membuat gue gila.. Tenang sayang, perang baru dimulai.. Aku peluk dan angkat dia lalu kusenderkan ke dinding dekat meja rias. No problem Anne.. Tapi aku keburu pergi dan mengambilkan baju hangatku untuknya. Aku jadi kuatir kalau suaranya sampai keluar. Sungguh indah dan harum. Gak Papa kok, gue juga senang.. Itu tuh, yang tadi ngantuk.. Sekarang kedua bukit kembarnya terbuka. Tiba tiba dia menangis. Uh, sodara sodara, tercium aroma yang sangat kukenal, dia pasti merawat benda yang paling dicari semua laki laki ini dengan baik. Anne membalas tidak kalah hotnya. Aku selalu bilang pada wanita wanita berpendidikan itu bahwa suatu saat mereka akan menikah dan aku berjanji tidak akan memerawaninya.




















