Gue meletakkan tubuh bu Dita lagi.Goyangan pinggulnya makin menggila, begerak kekiri dan kekanan, tapi gue paling suka saat berputar. gue dah 3 kali keluar kamu belum keluar juga. Bokeb Tapi belum berhasil. jawab dia Riang sekali.Ada yang saya bisa saya bantu tanya saya, basa-basi sih.Ah enggak cuma ngecek kamu aja. Sejenak gue terdiam penuh kebingungan, tapi gue kembali bekerja sebab pekerjaanku lumayan menumpuk.Selah pulang kerja gue arahkan mobilku ke kafe xxx yang dijanjikan tadi. Setelah berkurang kegangannya, gue berkata Bu apa kita sudahin dulu ? Setelah cek in, kami langsung masuk kamar.Didalam kamar, tidak ada pembicaraan yang berarti. jawabku singkat.Oh.. Apalagi wanita seperti bu Dita ini.




















