“Nggak,” kataku singkat. Bokep Tante Lalu tangannya melingkar di bahuku. “Baiklah, Bu….” Jawabnya sambil berdiri dan mematikan televisi. Masyarakatnya pun masih terbelakang. “Jangan, Pak. Saat itu aku mengenakan kimono tidur. “Maaf, Bu,” katanya lagi sambil menjauhkan dirinya dariku. “Nggak,” kataku singkat. Udah malam kok belum juga pulang?” kata Pak Oding. Di ranjang yang biasanya aku tiduri dengan suamiku ini, aku serahkan kehormatanku sebagai istri kepada Pak Oding bulat-bulat. Tanpa perlu mengucapkan sepatah kata pun, ia langsung mengerti lampu hijau yang kuisyaratkan padanya. Suamiku memilih jadi pengusaha dan aku disarankannya menjadi ibu rumah tangga, karena segala kebutuhan hidupku telah tercukupi olehnya. Ia pun kembali melingkarkan tangannya di bahuku.




















