Ya 11 12 lah sama aku. Rendi ini terkesan cool. Melihat Vani yang nampak kedinginan, akupun memeluknya dari belakang. Tapi saat bertemu dengan orang yang sudah lama ku kenal, jiwa setanku bergejolak“eh pada mau makan apa ini? Ya semua itu karena jilbab yang selalu menjulur ditubuhnya. Aku dan Vani sudah berada di parkiran untuk mengantarnya kembali ke kosnya.“yank, bentar sore aku ada jadwal fitnes dan senam ni” kata Vani“hmmmm mau ku antar yank” tawarku pada pacarkuKarena memang biasanya Vani pergi dengan teman kosnya.“ehmm enggk deh yank, aku sama temanku aja” jawab pacarku“ya udah, tapi inget jangan nakal” kataku mengingatkan pacarku ini“uhh iya masa depanku, aku ini punyamu syg” kata pacarku sambil meremas joni di balik celanaku“ya udah kalau gitu, tapi nanti kabarin ya”




















