Kurasa, Pak Mori sudah menjelaskannya bukan..?”Saya mengangguk seperti orang bodoh. Bapak hanya minta agar Sally bersedia melayani Bapak.”
Wajahnya terlihat sayu dengan keringat di dahinya. Di dalamnya saya tidak mengenakan BH dan hanya mengenakan CD saja. Kemudian kepalanya turun ke leher saya, menciumi dada saya yang masih tertutup daster kuning. Ruangan itu ternyata jadi satu dengan studio fotonya, sehingga model-model yang merasa haus dapat langsung memesan minum di situ. Ia mengelus tangan saya, lalu pipi. Namun di rumah saya tetap menjadi ‘istri’ Pak Mori. Pekerjaanmu nanti tidak memerlukan baju. Spontan saya memeluk bantal untuk menutupi dada saya.Pak Mori lalu berkata kepada saya, “Sally, tolong Bapak, Nak, istri Bapak sudah lama meninggal, Bapak sudah lama tidak dilayani. Apalagi ketika mulutnya berhenti di puting saya yang




















