Dengan berseloroh, dia pernah bilang bila sebenarnya dia sama saja telah poligami, sebab dia punya dua lubang yang sama-sama hotnya guna dimasuki. Kami bercinta paling sering, paling tidak seminggu tiga kali. apa yang terjadi?” Pikirku. Sama suamiku dia paling akrab, bahkan sering menolong suamiku bila lagi bersih-bersih rumah, atau membelikan kami sesuatu di warung. Kesal pun aku sama suamiku. Kali ini suamiku berhenti tertawa dan agak kaget. Aku kemudian berdiri mengangkang di depan anak itu, dan memegang dua tangannya guna menariknya berdiri. Dulu aku pernah mengupayakan suntik dan pil KB.Tapi kini kami lebih tidak jarang pakai kondom, atau lebih seringnya suamiku ‘keluar’ di luar. Ohhh… aku berjuang untuk menyangga badanku supaya tidak menindih anak itu, namun tanganku justeru menekan dada Indun dan membuatnya




















