Dan ketika dia menyentuh buah zakarku yang sedari tadi menegang dia tersenyum dan berusaha membuka resletingku.Dengan agak kasar aku hempas tangan Rahma. Sebenarnya dia mempunyai wajah yang cukup cantik dan postur tubuh yang menarik dengan wajah manisnya.Tapi aku tidak pernah melihatnya bersama cowok selama di sekolah ini, padahal dari yang aku lihat banyak cowok yang mencari perhatian padanya. Apalagi akupun menikmati kuluman bibir Rahma yang begitu hangat, meskipun ini masuk dalam cerita ABG karena Rahma yang masih muda.Tapi pertama kali aku bertemu dengannya, aku memang sudah tahu kalau dia sudah mempunyai jiwa yang begitu dewasa. Entah siapa yang memulai duluan tapi saat itu juga kami sudah saling melumat bibir kami, bahkan Rahma menekan kepalaku dengan tangannya dari belakang membuatku tidak dapat menghindar lagi.




















