Kalau masih menolak, saya akan pergi! Dari dulu saya memang anak remaja yang polos, sampai bertemu Venis. Selama tiga tahun di SMP saya memperhatikannya! saya dorong tubuhnya kuat-kuat. Entah ia mengetahui hal ini atau tidak, tetapi hh.. cowok-cowok bila sedang terbawa hobby memang begitu, hobby menjadi nomor satu, well.. Selama tiga tahun di SMP saya memperhatikannya! Wuihh! Dago! Lalu sambil mengikat rambutku ke belakang membuat buntut kuda, perlahan-lahan saya membuka kedua pahaku & menutupnya kembali; saya bikin scene seperti Sharon Stone di Basic Instinct di mana ia memamerkan bulu kemaluannya saat diinterogasi polisi-polisi.Hmm.. Pernah terbayang di benakku saya menjadi istrinya, hidup dalam kemiskinan, meski mungkin the sex could be great. Rasanya terlalu cepat.Tetapi ia bilang ia akan tanggung jawab? Ini pula awal saya




















